keringat yang bercucuran di sertai dengan tenaga yang telah terkuras habis terbayar dengan panorama dan semilir angin yang membawa kami pada lamunan , di mana kah aku???surga kah ini???ku yakin bukan .....karena ini masih belum apa - apa di bandingkan surga.,....
gunung bawakaraeng penuh panorama dan aura mistis yang menelisik akal pikiran...sering terlahir pertanyaan yang "mereka" ,buat apa sih mendaki???bikin capek saja......tak perlu tesis atau desertasi untuk menjawab pertanyaan itu.,.,.,,.ayo beranikan diri untuk mengetahui sampai mana batas kemampuanmu...,.,.
pujian yang berlebihan terkadang di sematkan kepada mereka yang berhasil menaklukan puncak gunung ,.,.,.,tentang keberanian ,mental, fisik dan massih banyak lagi.,.,.tetapi sebenarnya kita lebih banyak membutuhkan keberanian dan pikiran jernih dalam menjalani kehidupan yang sesunnguhnya lebih berat,.,.,.bukan kah mendaki bagi sebagian orang merupakan proses 'lari" sejenak dari kehidupan yang berat dan membosankan.,.,
medan yang terjal,,,,curam dan cuaca yang ekstrem terkadang
mengikis semangat dan tenaga.,.,.tapi satu keyakinan bahwa senyum akan terpasang setelah mencapai ;puncak.,.,.,..,pendakian akan sia - sia apabila tidak sampai puncak...."BUAT APA MENDAKI KALAU TIDAK SAMPAI PUNCAK!!!!!itu lah buah dari usaha hasil dari sebuah proses.....
"Ketika sungai terakhir telah kering....."
"ketika pohon terakhir telah di tebang"
"ketika ikan terakhir telah di tangkap"
"Mereka akan sadar bahwa uang mereka tidak dapat di makan"
SALAM LESTARI.,.,,.,.,


