Selasa, 26 November 2013

Kenapa Harus Liverpool ?



Ya, kenapa harus Liverpool? Kenapa bukan Manchester United yang lagi bagus-bagusnya di Liga Inggris? Kenapa bukan Barcelona, tim yang memiliki kehebatan luar biasa saat ini, sehingga disebut Aliens FC? Dan kenapa bukan Real Madrid, Manchester City, atau Chelsea? Yang notabene adalah klub-klub kaya raya yang isinya pemain bintang semua? Ya, kenapa harus Liverpool?
Sulit memang diungkapkan dengan 
kata-kata, karena kecintaan terhadap Liverpool datang bukan hanya dari faktor yang dimiliki klub lain saat ini. Melainkan k
arena Liverpool adalah tim yang dapat membangkitkan semangat para Liverpudlian, mengajarkan bagaimana caranya berjiwa besar ketika menerima kekalahan dan bersyukur ketika merasakan manisnya kemenangan.
Seperti ketika kita sedang jatuh cinta kepada seseorang, apakah faktor ‘kenapa’ itu bisa diungkapkan begitu saja? Tidak, bukan hanya karena alasan semata. Tapi karena mencintai itu bukan 'mengapa' tapi 'bagaimana' dan bukan ‘dari kapan’ tapi ‘sampai kapan’.
Mungkin memang awalnya karena para pemain yang sebelumnya ada di Liverpool telah mengenalkan kita akan sejarah, arti sepak bola sesungguhnya dan kecintaan terhadap klub serta keloyalitasan sebagai suporter. Namun ketika pemain tertentu itu tidak menunjukan arti keloyalitasannya sebagai pemain di klub kebanggaan kita ini, apakah kita akan mengikuti jejaknya? Oh, tentu tidak! Contoh, misalnya saya sempat fanatik sekali dengan Fernando Torres, lalu kemudian dia ber-jersey biru. Apa saya akan ikut biru? Tidak sama sekali, darah saya merah dan sampai kapanpun tidak bisa berubah jadi biru.
Terkadang lelah mendengar pertanyaan orang tentang kita yang masih mau mendukung
Liverpool. Mendengar ocehan dan komentar pedas saat kenyataanny Liverpool harus terus menerima kekalahan. Atau ledekan karena Liverpool saat ini tidak berlaga di liga Champions atau terlempar dari posisi 4 besar klasemen Liga Inggris.
Tapi sekali lagi saya tekankan tentang semua pertanyaan ‘kenapa’ yang begitu sulit dijawab dengan ‘karena’. Karena Liverpool sendiri yang seolah-olah telah mengikat dan mengunci hati kami sehingga tidak dapat pergi dan berlari ke hati lain. Ya begitulah kami, para Liverpudlian. Terima kasih, karena komentar dan ledekan kalian malah membuat kami semakin kuat.
Y N W A !

Tidak ada komentar: